Senin, 20 Januari 2025

BERKAH IBU

Suatu ketika di pagi hari, di depan gerbang sekolah. Mataku melirik ke kiri dan ke kanan. melihat ke celah keramaian. Di antara mobil mobil dan motor yang berjejer mengantri menurunkan anak anaknya, atau mungkin anak tuan nya.

"Ke mana ya si Abi, jam segini kok belum sampai ke sekolah? Padahal sebentar lagi bel akan berbunyi dan gerbang sekolah akan ditutup." gumamku cemas. Karena kalau gerbang telah ditutup, siswa akan dibawa ke kantor kesiswaan dan akan diberi surat peringatan. Dan jika 3 kali berturut turut datang terlambat maka akan mendapatkan SP 2 bahkan bisa didrop out dari sekolah.

Terlihat pak Satpam mulai menghampiri pintu gerbang. Karena waktu telah menunjukan pukul 07.00 kurang 2 menit.

Akupun lari menghampiri pak satpam dan memegang tangan nya. "Pak, mohon maaf, teman saya belum sampai. Kemarin dia sudah terlambat dan telah mendapat surat peringatan dari kesiswaan. Mohon tunggu sebentar lagi ya pa, please..." aku mencoba menahan pak satpam menutup pintunya.

"Tapi sekarang sudah jam 7, coba kamu lihat tuh ke jam itu". Pak satpam menunjuk jam dinding di atas pintu gerbang sekolah. "Gregggg" pintu pun tertutup rapat dan langsung dikunci oleh pak satpam.

Akupun pasrah dan balik kanan dan bergegas masuk ke kelas.

"Kasian Abi, dia pasti dapat hukuman lagi. Yang parahnya aku gak tega kalau lihat dia sampai dikeluarkan dari sekolah."

Bel pun berbunyi, para siswa berlari menuju kelas nya masing masing, akupun bergegas masuk ke dalam kelas. Aku kaget ketika di depan pintu mendengar suara tilawah yang tidak asing lagi.

"Abi? Kok bisa?" aku kaget melihat ternyata si Abi sudah berada di kelas dan sedang tilawah di kursinya.

"Abi, bagaimana kamu bisa masuk ke kelas? Kamu loncat lewat belakang ya?" tanya ku heran. Karena aku sudah menunggu nya sekita 15 menit di depan gerbang sekolah tapi tidak melihat dia lewat masuk.

"Masya Allah, kamu su'udzon aja sama aku. Alhamdulillah, hari ini aku bisa datang lebih awal dari biasa nya. Aku bangun lebih awal dan mempersiapkan perlengkapan sekolah lebih awal" jawab Abi sambil tersenyum.

"Emang ibu kamu gak jualan? Atau kamu gak bantuin ibu kamu menyiapkan dagangannya?" aku mulai curiga dan kasian jika ibu nya Abi tidak jualan seperti biasa nya.

"Enggak Den, Alhamdulillah ibu ku tetap jualan. Karena kalau gak jualan kamu tahu sendiri." Jawabanya santai.

"Terus kamu gak bantuin ibu kamu gitu" tanyaku ketus.

"Enggak Den, aku tetap bantuin ibu ku menyiapkan dagangannya. Kan tadi sudah aku bilang, aku bangun lebih awal, menyiapkan perlengkapan sekolah juga lebih awal. Sehingga aku bisa tetap bantu ibu ku dan tidak terlambat sekolah" jawab Abi sambil tersenyum lagi.

"Apalagi, minggu lalu aku sudah dipanggil sama kesiswaan karena keterlambatanku. Sebagai orang yang beriman, kan kita tidak boleh jatuh di lubang yang sama." lanjut Abi menjelaskan permasalahan nya.

Abi memang sosok yang tenang. Dia selalu terlihat santai seperti tidak ada masalah yang sedang dia alami. padahal, keadaan Abi sangat memprihatinkan. Dia adalah siswa yang berprestasi. Ibunya adalah seorang pedagangan Nasi uduk di taman kota. Ayahnya adalah seorang pedagang es buah yang terkenal dengan kedermawanannya. namun, ayahnya meninggal dunia sejak Abi masih berumur 3 tahun.

dengan segala keterbatasan keadaannya, Abi mampu masuk ke sekolah favorit dan mahal. Bahkan dia masuk ke sekolah ini bukan karena sebagai siswa yatim, tapi melalui jalur prestasi yang tidak mudah untuk mendapatkan nya. Bahkan dengan sederet syarat yang harus dipenuhi dan ketentuan yang harus dijaga agar bisa terus bersekolah di sini.

***

Hari ini, setelah pulang sekolah aku izin kepada ibu ku untuk main ke rumah Abi. Aku ingin tahu, apa yang dilakukan Abi setiap hari selepas pulang sekolah. Kalau denger cerita dari nya, selepas pulang sekolah dia langsung mebantu ibu nya berjualan di taman kota.

“Den, emang gak papa kamu ikut saya pulang dan jualan sama ibu ku?” tanya Abi keheranan.

“Gak papa bi, aku udah izin kok. Lagian hari ini aku gak ada jadwal les. Jadi, dari pada di rumah bengong gak ngapa ngapain mending belajar dari pengalaman orang lain, betul gak, hehe” jawab ku sumringah.
Ternyata, Si Abi gak pulang ke rumah, dia langsung ke warung ibu nya di taman kota. Dan saat sampai di warung, si Abi langsung izin ke belakang untuk cuci piring kotor bekas makan para pelanggan. Setelah itu, dia merapihkan dan membersihkan meja makan pelanggan serta menyapu bagian bawah meja yang banyak sisa – sisa makanan pelanggan.

“Den, maaf ya membuat kamu menunggu. Ibu ku gak punya karyawan kayak di restoran – restoran. Tapi aku sendiri lah karyawan nya, hehe…”

“luar biasa kamu Bi. Terus kalau udah selesai semua, kamu ngapain lagi Bi?” lanjut ku.

Aku sangat ingin tahu kapan dia belajar hingga bisa jadi anak yang pintar dan berprestasi. Selain itu, dia jua selalu menjadi juara baik di kelas maupun di luar sekolah. Piala dan mendali yang dia telah raih mungkin sudah berjejer di rumah nya. Tapi sayang aku gak bisa lihat karena langsung ke warung ibu nya.

”Sini den” Abi mengajak aku ke belakang warung nya.

Di sana ada sebuah bale bambu di bawah pohon ceri yang rindang, juga ada majalah dan koran bekas di atas meja lusuh ber cat coklat keputihan. Udara yang segar meriuh – riuh sejuk sehingga membuat ku nyaman duduk di bale tersebut.

“nah, kalau lagi gak ada tugas dari ibu ku, aku duduk di sini sambil membaca majalah atau koran bekas yang ibu ku beli untuk membungkus nasi. Ini adalah tempat special ku. Di sini aku mengerjakan PR dan tugas - tugas sekolah.” Kata Abi menjelaskan.

“Hmmm..” aku bergumam. Ternyata hanya ini saja yang dia lakukan di luar sekolah. Tapi ini sungguh impossible.

“Kenapa Den?” tanya Abi melihat muka ku seperti orang bingung.

“kok bisa, kamu seorang yang pintar dan berprestasi, belajar hanya dengan duduk di sini sambil baca koran? Kata ku keheranan.
Abi pun tersenyum dan mengajak ku duduk di sebelahnya.
“Den Rangga, kunci kesuksesan itu adalah berusaha dan berdoa

Minggu, 19 Januari 2025

DISIPLIN DAN ISTIQOMAH KUNCI KESUKSESAN DALAM BELAJAR

 

DISIPLIN DAN ISTIQOMAH

KUNCI KESUKSESAN DALAM BELAJAR

Secara umum disiplin adalah sikap yang menunjukkan ketaatan pada peraturan dan norma yang berlaku. Orang yang sadar akan kedisiplinan akan mengikuti aturan tanpa harus diawasi. Ada tidak nya pengawas, akan tetap berperilaku sesuai aturan dan norma yang berlaku.

Semakna dengan kedisiplinan, namun istiqomah lebih dimaknai kepada konsisten atau terus menerus dalam suatu perilaku atau Tindakan. Misalkan dalam kehadiran di sekolah, orang yang istiqomah akan selalu hadir pada waktu yang sama, setidak nya mendekati waktu yang sama setiap hari nya

Jika disiplin adalah sikap taat aturan, maka istiqomah adalah sikap teguh pendirian. Maka kedua nya tidak bisa dipisahkan dalam kondisi apapun. Sikap disiplin saja tidak cukup, karena akan mudah goyah, keropos dan berubah. sebaliknya, istiqomah saja tidak akan cukup karena tidak ada panduan dan ketetapan dalam bersikap.

Perintah disiplin tertuang dalam surat An Nisa ayat 59 Allah berfirman:

يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡۤا اَطِيۡـعُوا اللّٰهَ وَاَطِيۡـعُوا الرَّسُوۡلَ وَاُولِى الۡاَمۡرِ مِنۡكُمۡۚ فَاِنۡ تَنَازَعۡتُمۡ فِىۡ شَىۡءٍ فَرُدُّوۡهُ اِلَى اللّٰهِ وَالرَّسُوۡلِ اِنۡ كُنۡـتُمۡ تُؤۡمِنُوۡنَ بِاللّٰهِ وَالۡيَـوۡمِ الۡاٰخِرِ ؕ ذٰ لِكَ خَيۡرٌ وَّاَحۡسَنُ تَاۡوِيۡلًا

"Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Quran) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya."

 

Kata taat dalam ayat tersebut bisa dimaknai disiplin karena taat adalah sikap mengikuti aturan, baik aturan Allah dan rasul Nya, maupun ulil amri. Maka dari itu, disiplin adalah suatu sikap yang wajib dilaksanakan oleh setiap orang yang beriman.

Kaitan nya dengan istiqomah, Allah berfirman dalam surat Hud ayat 112:

فَاسْتَقِمْ كَمَا أُمِرْتَ وَمَنْ تَابَ مَعَكَ وَلَا تَطْغَوْا ۚ إِنَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌ

"Maka beristiqomahlah kamu pada jalan yang benar, sebagaimana diperintahkan kepadamu dan juga orang yang telah taubat beserta kamu dan janganlah kamu melampaui batas. Sesungguhnya Dia Maha Melihat apa yang kamu kerjakan" [Q.s. Huud (11): 112].

 

Sesuai ke dua ayat di atas, setelah orang yang beriman mengikuti aturan Allah dan Rasul Nya serta mengikuti aturan ulil amri, maka selanjutnya adalah konsisten dalam mengikuti aturan tersebut. tidak mudah goyah apalagi berubah.

Disiplin dan istiqomah dalam belajar adalah perilaku yang menunjukkan ketaatan, kepatuhan, dan kesetiaan dalam belajar. Disiplin dan istiqomah dalam belajar dapat membantu siswa meraih prestasi dan membentuk karakter yang baik.

Seorang siswa yang disiplin dan istiqomah, tidak hanya akan menjadi siswa yang berprestasi tapi juga akan menjadi siswa yang disenangi. Karena adab dan akhlak nya telah terbentuk sesuai dengan visi misi sekolah.

Salah satu contoh siswa yang disiplin dan istiqomah adalah selalu hadir tepat waktu dalam pelajaran. Dia akan fokus mengikuti kegiatan di kelas dan mendengarkan apa yang disampaikan guru. Adab dan akhlak nya kepada teman selalu baik, terlebih kepada guru, sikap ta’dzim nya membuat semua guru akan mengenalnya dan menyukai nya. Ia akan menjadi Icon di sekolah dan dikenal oleh semua siswa, bahkan tak sedikit siswa yang menyukainya.

Disiplin dan istiqomah bukanlah hal yang mudah, butuh kerja keras dan tahan banting dalam membentuknya. Jika hanya disiplin saja banyak yang bisa menguasainya, namun tidak dengan istiqomah, banyak yang gagal karena situasi dan kondisi yang membuatnya harus menyerah.

Oleh kerena itu, Allah menjanjikan pahala yang besar bagi hambanya yang mampu istiqomah.

 Allah SWT berfirman dalam surat Fushilat ayat 30 yang beberbunyi:

إِنَّ ٱلَّذِينَ قَالُواْ رَبُّنَا ٱللَّهُ ثُمَّ ٱسۡتَقَـٰمُواْ تَتَنَزَّلُ عَلَيۡهِمُ ٱلۡمَلَـٰٓٮِٕڪَةُ أَلَّا تَخَافُواْ وَلَا تَحۡزَنُواْ وَأَبۡشِرُواْ بِٱلۡجَنَّةِ ٱلَّتِى كُنتُمۡ تُوعَدُونَ

"Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: Tuhan kami ialah Allah, kemudian mereka istiqomah, maka malaikat akan turun kepada mereka (dengan mengatakan): janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu merasa sedih; dan bergembiralah kamu dengan memperoleh surga yang telah dijanjikan Allah kepadamu. (Q.S. Fushshilat (41): 30)

 

Usaha tidak akan menghianati hasil. begitu juga dengan disiplin dan istiqomah, hasil yang akan diperoleh tentu saja bukan sesuatu yang kecil melainkan kemulyaan dan derajat yang tinggi di sisi Allah SWT.

Rabu, 24 Agustus 2016

Siapa bilang Yasin dan Tahlilan itu Bid'ah??

Pendahuluan
Bangsa kita adalah bangsa yang kaya dengan Budaya dan Adat Istiadat. Ada sekitar 1.128 Suku Bangsa yang dimiliki oleh bangsa Indonesia dengan adat yang dan budaya yang berbeda-beda. Belum lagi jika dilihat dari sisi geografisnya, ada 17.504 pulau yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia dan 7.870 di antaranya telah mempunyai nama, sedangkan 9.634 belum memiliki nama. Inilah Indonesia, inilah Bangsa kita, tanah yang subur, alam indah dan kaya, sehingga ada orang yang mengatakan bahwa Indonesia adalah surga dunia.
Sebelum datangnya Islam, bangsa kita beragama Hindu-Budha, Animisme dan Dinamisme yang sudah mendarah daging dalam keseharian masyarakatnya, sehingga budaya dan adat istiadatnya pun tak lepas dengan agama yang dianutnya.
Pada abad ke-7 Islam datang ke Indonesia dengan jalinan perdagangan antara kerajaan Arab dan Kerajaan Sriwijaya (Indonesia)yang beralangsung cukup baik ketika itu. Dari situlah awal mula islam disebarkan, pelan tapi pasti.
Para Mubaligh yang dikenal Wali Songo melakukan penyebaran agama islam menggunakan pendekatan budaya. Tentu islam bukanlah seperti banjir bandang yang datang meluluhlantakan  budaya bangsa Indonesia. Ketika zaman wali songo, Islam tampil sebagai penyelamat, penganyom, pelindung bagi masyarakat ketika itu. Sehingga penyebaran islam tidak perlu menggunakan senjata, tidak perlu menumpahkan darah, tapi dengan akhlak yang mulia dan sopan santun yang dikedepankan. Budaya yang tidak bersebrangan dengan Islam tetap lestari dan berkembang, sedangkan budaya yang bersebrangan dengan Islam diubah dengan nilai-nilai islam sehingga bangsa kita tidak kehilangan budayanya. Salah satunya adalah Tahlilan dan Yasinan. Inilah dakwah islam yang diwariskan oleh para Mubaligh yang dikenal dengan Wali Songo.

Tahlilan
Secara Bahasa, Kata Tahlilan berasal dari bahasa Arab tahliil (تَهْلِيْلٌ) dari akar kata: هَلَّلَ – يُهَلِّلُ – تَهْلِيْلا yang berarti mengucapkan kalimat: لاَإِلَهَ إِلاَّ اللهُ . Kata tahlil dengan pengertian ini telah muncul dan ada di masa Rasulullah shalla Allahu alaihi wa sallam, sebagaimana dalam sabda beliau:

عَنْ أَبِي ذَرٍّ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ يُصْبِحُ عَلَى كُلِّ سُلَامَى مِنْ أَحَدِكُمْ صَدَقَةٌ فَكُلُّ تَسْبِيحَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَحْمِيدَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَهْلِيلَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَكْبِيرَةٍ صَدَقَةٌ وَأَمْرٌ بِالْمَعْرُوفِ صَدَقَةٌ وَنَهْيٌ عَنِ الْمُنْكَرِ صَدَقَةٌ وَيُجْزِئُ مِنْ ذَلِكَ رَكْعَتَانِ يَرْكَعُهُمَا مِنَ الضُّحَى .رواه مسلم
“ Dari Abu Dzar radliallahu 'anhu, dari Nabi shalla Allahu alaihi wa sallam, sesungguhnya beliau bersabda: "Bahwasanya pada setiap tulang sendi kalian ada sedekah. Setiap bacaan tasbih itu adalah sedekah, setiap bacaan tahmid itu adalah sedekah, setiap bacaan TAHLIL itu adalah sedekah, setiap bacaan takbir itu adalah sedekah, dan amar ma’ruf nahi munkar itu adalah sedekah, dan mencukupi semua itu dua rakaat yang dilakukan seseorang dari sholat Dluha.” (Hadits riwayat: Muslim).
Tahlil secara istilah adalah tradisi do’a bersama untuk mendo’akan orang yang telah meninggal atau karena hajat lain, dengan membaca Al Qur’an, kalimat tayyibah, istighfar, takbir, tahmid, tasbih, sholawat dan pahalanya diberikan kepada orang yang sudah meninggal atau orang yang punya hajat sesuatu.
Sudah menjadi tradisi di masayarakat Indonesia bahwa jika ada yang meninggal dunia, atau memiliki hajat (keinginan) sesuatu, tetangga dan sanak saudara diundang ke rumah untuk melakukan dzikir dan doa bersama dengan harapan hajat yang diinginkannya bisa terwujud.
Perkara dzikir bersama sudah diisyaratkan dalam Alquran bahkan dipuji oleh Allah dalam Hadits QudsiNya. Perhatikan dalil di bawah ini:
وَاصبِرْ نَفْسَكَ مَعَ الذِيْنَ يَدْعُونَ رَبَّهُمْ بِالغَدَاةِ وَالعَشِيِّ يُرِيْدُونَ وَجْهَهُ وَلاَ تَعْدُ عَيْنَاكَ عَنْهُمْ....
“Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharap keridlaan NYA; dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka… (Q.S. Al Kahfi ayat 28)

الَّذِينَ يَذْكُرُونَ اللَّهَ قِيَامًا وَقُعُودًا وَعَلَى جُنُوبِهِمْ وَيَتَفَكَّرُونَ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هَذَا بَاطِلًا سُبْحَانَكَ فَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
"(Yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata), "Ya Rabb kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka." (QS. Ali Imron ayat 191) 
إِنْ ذَكَرَنِي فِي نَفْسِهِ ذَكَرْتُهُ فِي نَفْسِي وَإِنْ ذَكَرَنِي فِي مَلَإٍ ذَكَرْتُهُ فِي مَلَإٍ هُمْ خَيْرٌ مِنْهُمْ
“Bila ia (hambaKu) menyebut namaKu dalam dirinya, maka Aku mengingatnya dalam diriku, bila mereka menyebut namaKu dalam kelompok besar, maka Akupun menyebut (membanggakan) nama mereka dalam kelompok yg lebih besar dan lebih mulia". (HR Muslim).”

Dari Ayat dan hadits di atas bisa kita fahami bahwa berkumpul bersama dalam mengingat Allah bukanlah perbuatan yang tercela melainkan perbuatan terpuji dan dianjurkan dalam agama.

Yasinan
Yasinan adalah sebuah kegiatan membaca surat Yasin bersama-sama dan diniatkan pahalanya untuk ahli kubur, orang yang sedang sakaratul maut (agar dimudahkan kematiannya), orang yang sedang sakit atau mengambil berkah dari pembacaan surat Yasin agar cita-cita dan hajatnya tercapai.
Pada hakikatnya Yasinan juga merupakan bentuk dzikir kepada Allah yang dilakukan bersama-sama atau sendirian dan mengharap Berkah dan Rahmat dari Allah Subhanahu wa Taala yang didasari dalil di atas. Biasanya Yasinan dilakukan bersandingan dengan tahlilan.
Yasinan sudah menjadi budaya di Indonesia dan menjadi media dakwah untuk menyampaikan ajaran islam dengan penuh kekeluargaan. Biasanya acara yasinan menjadi rutinitas masyarakat di setiap malam jumat atau di waktu lain yang disepakati oleh masyarakat tersebut. Kegiatannya bisa bergiliran dari rumah ke rumah atau ketika ada hajat tertentu.
Kegiatan Yasinan bukanlah kegiatan tak bisa diterima oleh syariat, melainkan yasinan merupakan kegiatan yang berpahala yang dianjurkan di dalam syariat Islam, perhatikan dalil-dali berikut ini:
عَنْ اَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَليْهِ وسَلَّمَ مَنْ قَرَأَ يس فِى لَيْلَةٍ اِبْتِغَاءَ وَجْهِ اللهِ غُفِرَ لَهُ 
“Diriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah Saw bersabda: Barangsiapa membaca Surat Yasin di malam hari seraya mengharap rida Allah, maka ia diampuni” (HR al-Baihaqi dalam Syu'ab al-Iman No 2464, al-Thabrani dalam al-Ausath No 3509, al-Darimi No 3417, Abu Nuaim dalam al-Hilyat II/159, Khatib al-Baghdadi X/257 dan Ibnu Hibban No 2574)


al-Fatanni berkata:
مَنْ قَرَأَ يس فِي لَيْلَةٍ أَصْبَحَ مَغْفُوْرًا لَهُ وَمَنْ قَرَأَ الدُّخَانَ لَيْلَةَ الْجُمْعَةِ أَصْبَحَ مَغْفُوْرًا لَهُ فِيْهِ مُحَمَّدُ بْنُ زَكَرِيَّا يَضَعُ  قُلْتُ لَهُ طُرُقٌ كَثِيْرَةٌ عَنْهُ بَعْضُهَا عَلَى شَرْطِ الصَّحِيْحِ أَخْرَجَهُ التُّرْمُذِي وَالْبَيْهَقِي (تذكرة الموضوعات للفتني 1 / 80)
"Hadis yang berbunyi: 'Barangsiapa membaca Surat Yasin di malam hari, maka di pagi harinya ia diampuni dan barangsiapa membaca Surat al-Dukhan di malam Jumat, maka di pagi harinya ia diampuni' Di dalam sanadnya terdapat Muhammad bin Zakariya yang memalsukan hadis. Saya (al-Fatanni) berkata: Hadis ini memiliki banyak jalur riwayat, yang sebagiannya sesuai kriteria hadis sahih yang diriwayatkan oleh al-Turmudzi dan al-Baihaqi" (Tadzkirat al-Maudlu'at I/80)

Dari dua dalil di atas kita dapat simpulankan bahwa membaca surat Yasin adalah suatu yang dianjurkan dan dapat mendatangkan ampunan Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Tidak hanya itu, salah satu faedah surat yasin adalah dapat meringankan seseorang ketika Sakartul maut. Sebagaimana yang dikemukakan oleh ahli Tafsir Ibnu Katsir dalam kitabnya:
ثُمَّ قَالَ اْلإِمَامُ أَحْمَدُ حَدَّثَنَا عَارِمٌ حَدَّثَنَا ابْنُ الْمُبَارَكِ حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ التَّيْمِي عَنْ أَبِي عُثْمَانَ -وَلَيْسَ بِالنَّهْدِي- عَنْ أَبِيْهِ عَنْ مَعْقِلِ بْنِ يَسَارٍ قَالَ قاَلَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ "اِقْرَؤُوْهَا عَلَى مَوْتَاكُمْ" يَعْنِي يس. وَرَوَاهُ أَبُوْ دَاوُدَ وَالنَّسَائِي فِي الْيَوْمِ وَاللَّيْلَةِ وَابْنُ مَاجَهْ مِنْ حَدِيْثِ عَبْدِ اللهِ بْنِ الْمُبَارَكِ بِهِ إِلاَّ أَنَّ فِي رِوَايَةِ النَّسَائِي عَنْ أَبِي عُثْمَانَ عَنْ مَعْقِلٍ بْنِ يَسَارٍ. وَلِهَذَا قَالَ بَعْضُ الْعُلَمَاءِ مِنْ خَصَائِصِ هَذِهِ السُّوْرَةِ أَنَّهَا لاَ تُقْرَأُ عِنْدَ أَمْرٍ عَسِيْرٍ إِلاَّ يَسَّرَهُ اللهُ. وَكَأَنَّ قِرَاءَتَهَا عِنْدَ الْمَيِّتِ لِتُنْزَلَ الرَّحْمَةُ وَالْبَرَكَةُ وَلِيَسْهُلَ عَلَيْهِ خُرُوْجُ الرُّوْحِ وَاللهُ أَعْلَمُ. قَالَ اْلإِمَامُ أَحْمَدُ رَحِمَهُ اللهُ حَدَّثَنَا أَبُوْ الْمُغِيْرَةِ حَدَّثَنَا صَفْوَانُ قَالَ كَانَ الْمَشِيْخَةُ يَقُوْلُوْنَ إِذَا قُرِئَتْ - يَعْنِي يس- عِنْدَ الْمَيِّتِ خُفِّفَ عَنْهُ بِهَا (تفسير ابن كثير 6 / 562)

"Imam Ahmad berkata (dengan meriwayatkan sebuah) bahwa Rasulullah Saw bersabda: Bacalah surat Yasin kepada orang-orang yang meninggal (HR Abu Dawud dan al-Nasa'i dan Ibnu Majah). Oleh karenanya sebagian ulama berkata: diantara keistimewaan surat yasin jika dibacakan dalam hal-hal yang sulit maka Allah akan memudahkannya, dan pembacaan Yasin di dekat orang yang meninggal adalah agar turun rahmat dan berkah dari Allah serta memudahkan keluarnya ruh. Imam Ahmad berkata: Para guru berkata: Jika Yasin dibacakan di dekat mayit maka ia akan diringankan (keluarnya ruh) dengan bacaan Yasin tersebut" (Ibnu Katsir VI/342)

Dari semua keterangan di atas yang menerangkan kebolehannya bahkan dianjurkannya tahlilan dan Yasinan merupakan dalil-dalil dari sebagian kecilnya saja.  Masih banyak lagi dalil-dalil yang menerangkan hal tersebut. Jika ada yang menyangkal tentang keabsahan dan keauntentikan dalil-dalil tersebut, maka itu merupakan khilafiyah (perbedaan) di kalangan Ulama karena dalam hal ini tidak ada yang paling benar, kebenaran yang hakiki hanyalah milik Allah Subhanahu wa Ta’ala. Namun demikian, kita harus yakin dengan semua amalan yang kita kerjakan baik yang wajib, sunnah maupun mubah. karena tanpa keyakinan amalan kita menjadi sia-sia belaka.


*Masqomar*

Selasa, 17 Mei 2016

Gebyar Nisfu Sya'ban

Kenapa masih ada yang mengatakan bahwa Nisfu Sya'ban itu Bidah???


Hadis-hadis Malam Nishfu Sya'ban Yang Dinilai Sahih/Hasan Oleh Ulama Salafi
Syaikh Bin Baz dan kawan-kawannya menilai kebanyakan hadis-hadis Nishfu Sya'ban adalah dlaif, bahkan palsu. Kawannya yang lain justru banyak menilai sahih atau hasan, yaitu Syaikh Albani. Terbukti di kitab al-Jami' al-Shaghir kumpulan hadis karya al-Hafidz Jalaluddin Abdurrahman al-Suyuthi, beliau mentakhrijnya dan banyak menilai hasan:
إن الله يطلع على عباده في ليلة النصف من شعبان فيغفر للمؤمنين ويملي للكافرين ويدع أهل الحقد بحقدهم حتى يدعوه (طب) عن أبي ثعلبة
Hadis: Sesungguhnya Allah melihat hamba-Nya di malam Nishfu Sya'ban. Maka Allah mengampuni orang-orang Mukmin, menangguhkan orang-orang kafir, membiarkan para pendengki dengan kedengkiannya hingga mereka meninggalkannya (HR Thabrani dari Abu Tsa'labah) 
Syaikh Albani: Hasan
إن الله تعالى ليطلع في ليلة النصف من شعبان فيغفر لجميع خلقه إلا لمشرك أو مشاحن (هـ) عن أبي موسى
Hadis: Sesungguhnya Allah melihat hamba-Nya di malam Nishfu Sya'ban, maka Allah memberi ampunan kepada semua makhluk Nya, kecuali orang yang menyekutukan Allah dan orang yang menebar kebencian (HR Ibnu Majah dari Abu Musa) 
Syaikh Albani: Hasan
في ليلة النصف من شعبان يغفر الله لأهل الأرض إلا لمشرك أو مشاحن (هب) عن كثير بن مرة الحضرمي مرسلا.
Hadis: Di malam Nishfu Sya'ban, Allah mengampuni penduduk bumi kecuali orang yang menyekutukan Allah dan orang yang menebar kebencia (HR al-Baihaqi dalam Syuab al-Iman dari Katsir bin Murrah secara Mursal) 
Syaikh Albani: Sahih
Bidahkah jika mengamalkan hadis sahih/hasan?


NU Gitu Lho..

NU "SAKING LUCUNYA"
1. NU itu lucu, usianya sudah 93 tahun tapi masih saja terlihat belia. Lihat saja, Tetap semangat ngurusi bangsa meski sudah tua :))
2. Apa gak capek. Sejak berdiri hingga hari ini, Gak berenti2 menjadi penyeimbang persoalan negeri. Mulai PKI sampai HTI
3. Saat faham Komunis menjamur di Indonesia hingga mengacam keutuhan bangsa, NU ikhlas menjadi tumbalnya. Kiai dan santri dibunuhi
4. Tapi ketika rakyat marah dan main hakim sendiri, Orba malah berperilaku sok suci. Justru kiailah yg akhirnya melerai
5. Lucunya, jasa besar NU ini tak pernah tertulis di pelajaran sejarah. Sekarang malah ada yg nuduh NU terlibat peristiwa berdarah. Yaweslah
6. Sekarang giliran HTI. Lihatlah pemerintah tak bisa berbuat banyak soal organisasi ini, malah mempersilahkannya bikin acara di TVRI
7. Padahal jelas, HTI adalah ancaman untuk keutuhan NKRI. Saat yg lain sibuk membenahi bangunan negeri, dia malah rame-rame bongkar pondasi
8. Seperti biasa, saatnya NU turun tangan. Tak usah bicara soal imbalan. Ditulis atau tidak oleh sejarah itu urusan Tuhan
9. Tapi ingat, NU tak pernah pakai cara-cara wagu. Jaman sudah maju, daripada memperdebatkan wahyu, mending pakai cara lucu smile emotikon
10. Nyatanya, mereka lemah soal itu. Biarkan HTI dengan oratornya yang ita itu, toh NU punya segudang kiai kreatif dan lucu-lucu smile emotikon
11.Jangan lupa kita pernah punya Gus Dur, beliau mampu dan berhasil menjinakkan Orba -diantaranya- dengan tawa
12. Dulu, NU punya KH Muslim Rifai Imampuro (Mbah Liem). Berkat jasanya pengikut PKI tak jadi dibantai. Kini anak cucunya malah jd santri
13. Lucunya kiai NU itu, gk sperti komedian tivi. Tapi sarat taktik & strategi. Ia bisa mencairkan kebekuan sekaligus mengunci manuver lawan
14. Lucu yang berhaluan Ahlussunah wal jamaah dan berlandaskan qowaidul fiqhiyah :))
15. Seperti pesan kiai, kenali musuhmu maka kau akan selamat dari tipu dayanya. Jika ia bermain retorika biarkan! bila perlu tertawakan saja
16. Kau tahu mereka suka ndalil, jangan ditanggapi dgn dalil, malah muter2 kayak nyari upil. Dengarkan saja kalau mentok baru disentil :))
(lanjutannya di kolom komentar)......
17. Kalau lawanmu menunjukkan kebencian, jangan balas dgn makian. Malah kayak anak kecil rebutan jajan. Dielus aja rambutnya lalu dijitak smile emotikon
18. NU itu cirinya santun, ibarat mau njewer musti bilang kulo nuwun.
Hahaahahaa saking lucunya Ada Yang ikut menjadi garis lucu
Saking lucunya malah Yang kebakaran jenggot menjadi group lawak Yang bikin muak
Saking lucunya jualan fitnah DENGAN speaker masjid Demi perut Yang kaya bedug masjid itu.
Itu Karena Saking lucunya

Rabu, 06 Januari 2016

SMA Afista

"Selayang Pandang SMAIT Alfityan School Tangerang"
SMA Islam Terpadu Alfitiyan School Tangerang adalah sekolah yang menerapkan pendekatan penyelenggaraan proses belajar dengan memadukan Pendidikan Umum dan Pendidikan Islam menjadi satu jalinan kurikulum, dengan pendekatan ini semua mata pelajaran dan semua kegiatan sekolah tidak lepas dari bingkai ajaran dan nilai-nilai Islam. Sekolah Islam terpadu juga menekankan keterpaduan dalam metode pembelajaran.
Visi:
Menjadi lembaga Pendidikan yang Mampu Menciptakan Generasi yang berkepribadian Qurani, Cerdas dan Mandiri.
Misi:
1. Mencetak Sumber daya manusia yang beraqidah Lurus, berkepribadian Islami, berfiqroh Islamiyah, beribadah Shohihah dan berakhlakul Karimah.
2. Mencetak sumber daya manusia yang unggul, berkapasitas global yang mandiri, kompettitif, dan bertanggung jawab yang siap menjadi pemimpin masa depan.